Melakukan perjalanan atau
traveling sendirian akan membuat
pengalaman yang indah, dan setiap orang seharusnya melakukan hal ini di
dalam hidupnya paling tidak satu kali. Ketika
traveling sendirian, kita bisa memutuskan ke mana saja yang kita inginkan dan tidak dibatasi dengan rencana orang lain.
Tidak hanya itu, kita akan lebih berpeluang melakukan interaksi
bersama orang-orang baru bahkan mendapatkan teman baru ketika kita
melakukan perjalanan sendirian. Namun, untuk
traveling sendirian, kita jangan sampai melupakan persiapan terhadap berbagai hal. Dengan begitu, perhatikan lima
tips untuk melakukan
traveling sendirian:
Pertama. Membuat daftar jadwal dan memberikan
salinannya kepada keluarga atau teman kita, dan beritahu mereka jika ada
perubahan dengan jadwal kita. Hal ini penting agar keluarga atau teman
kita tetap dapat melacak keberadaan kita jika terjadi sesuatu
(diharapkan tidak).
Kedua. Simpan uang di tempat yang aman. Keluarkan
uang secukupnya dan simpanlah uang pada tempat-tempat yang aman,
termasuk kartu-kartu bank. Jangan keluarkan semua uang yang Anda miliki
apa lagi menghitungnya di depan orang asing.
Ketiga. Jangan beritahu orang asing jika kita sedang
traveling
sendirian agar tidak terjadi sesuatu yang berbahaya untuk diri kita.
Jika mereka bertanya, katakan bahwa Anda sedang menunggu
» Read More...
Wajah yang kebingungan sering membuat turis jadi mangsa empuk penjahat
saat liburan. Pemerasan tidak hanya bisa dilakukan para preman, namun
juga orang jahil seperti supir taksi atau penjaja makanan. Berikut adalah 5 tips
menghindari pemerasan saat traveling :
1. Naik taksi yang memiliki reputasi baik
Wajib
hukumnya untuk mengetahui jenis-jenis taksi yang memiliki reputasi baik
saat sedang liburan di luar kota atau luar negeri. Lengkapkan
pengetahuan Anda dengan membaca buku travel atau membuka situs travel
untuk mengetahui merk taksi yang aman. Jika sulit, Anda bisa bertanya
kepada orang lokal atau penjaga di hotel mengenai taksi yang bisa
dipercaya.
Ada beberapa taksi yang tidak melayani dengan argo.
Selesaikan dahulu perjanjian harga sebelum naik taksi. Bahkan, jangan
masuk ke dalam taksi sebelum mengetahui berapa banyak Anda harus
membayar ongkos. Jika sudah berada di dalam taksi dan masih nego harga,
bisa-bisa Anda dibawa kabur dan harus membayar tarif yang diputuskan
secara sepihak.
2. Tolak pedagang jika sudah memaksa
Pedagang
memiliki caranya masing-masing dalam menjajakan barang dagangannya.
Beberapa di antaranya memiliki potensi untuk jadi pemeras. Anda bisa
menolak dengan halus jika memang tidak tertarik dengan barang yang
ditawarkan.
Jangan pernah mau mengenakan barang atau memakan
makanan dengan paksaan. Karena setelahnya, Anda dipaksa untuk membayar
dan kebanyakan, harga yang dipatok cukup tinggi. Dibanding bertengkar
atau terpaksa membayar, sebaiknya hindari pedagang yang suka memaksa.
3. Wajib curiga kepada orang yang terlalu baik
Tak
bisa dipungkiri, pasti senang jika bertemu dengan orang baik saat
s
» Read More...
Akhir pekan bisa dikategorikan sebagai libur pendek. Saat akhir pekan,
destinasi liburan pun terbatas. Inilah
tips memilih destinasi liburan
akhir pekan :
1. Pilih tujuan liburan dari awal mingguAgar
tidak bingung, pilihlah tempat atau kota tujuan liburan Anda jauh-jauh
hari. Jika ingin pergi sendiri, pikirkan tempat liburan yang kira-kira
aman dan nyaman untuk solo traveler.
Jika liburan bersama teman
atau keluarga, diskusikan rencana liburan Anda bersama. Carilah tempat
liburan yang kira-kira asyik didatangi bersama-sama. Setelah tahu ingin
pergi ke mana, segera rencanakan akomodasi dengan matang.
2. Realistis dalam memilih2
Hari merupakan waktu yang terlalu singkat untuk liburan ke tempat yang
jauh. Tidak mungkin jika Anda ingin naik Gunung Rinjani selama weekend.
Jadi, realistis dalam memilih destinasi liburan.
Jika ingin
memaksakan liburan ke tempat jauh, pikirkan lagi waktu yang akan
terhabiskan dan tersisa. Jangan sampai Anda hanya menghabiskan di waktu
pergi dan pulang. Tidak mau kan pulang liburan tanpa membawa cerita
indah yang bisa jadi semangat di awal minggu.
3. Rencanakan dengan matangRencanakan
liburan singkat ini dengan baik-baik. Pesan penginapan, buat itinerary
dan
» Read More...
Jangan biarkan traveling Anda yang seru, berlalu begitu saja. Cerita
perjalanan, bisa menjadi kenangan yang tak terlupa. Jangan bingung
menulis, ikuti saja kiat ala travel writer dan novelis Gol A Gong.
Dalam
diskusi 'Ceritakan Ranselmu' di Kampus UI, Gol A Gong bersama penulis
lain yaitu Daniel Mahendra dan M Gunawan Alif berbagi tips menulis
cerita perjalanan. Berikut
tips menulis cerita perjalanan dari Gol A Gong :
1. Kapan mulai menulis? SekarangJangan
menunda-nunda untuk menulis cerita perjalanan. Tulislah kapan saja,
begitu ada waktu, dan dimana saja. Gunakan semua alat bantu untuk
menulis, buku catatan, diary, laptop, ponsel dll.
Gol A Gong
berkisah, dia pernah mencari-cari rental komputer untuk menulis cerita
perjalanannya. "Kalau nggak begitu, nanti tertimpa dengan pengalaman di
destinasi selanjutnya," ujarnya.
2. Bikin draf kasarJika
tak punya banyak waktu dalam perjalanan untuk menulis, bikin saja
coret-coretan, draf kasar, alur cerita dan sejenisnya. Bayangkan sedang
membuat proposal skripsi. Sehingga data-data penting tidak hilang dan
tercecer.
"Nah, nanti kalau sudah pulang, buka lagi. Lihat-lihat,
tambahkan data dan
» Read More...
Ada kalanya, kamar mandi umum adalah satu-satunya opsi untuk mandi saat
sedang traveling. Berikut
5 tips aman dan nyaman dalam menggunakan kamar
mandi umum.
1. Perhatikan kondisi toilet
Sebelum
membuka baju atau celana, perhatikan dulu kondisi kamar mandi dengan
seksama. Cek apakah kran bisa menyala dan mengeluarkan air dengan
lancar. Perhatikan juga pintu dan kunci kamar mandi, jangan sampai ada
yang mendobrak pintu saat Anda sedang berada di dalam kamar mandi.
Tak
lupa, cek juga lampu apakah bisa menyala atau tidak. Perhatikan jendela
atau ventilasi apakah aman dari pandangan orang lain. Tentu Anda tidak
ingin kan jadi tontonan gratis orang-orang di sekitar kamar mandi.
2. Pastikan Anda membawa semua perlengkapan
Baju
ganti, handuk dan alat mandi adalah perlengkapan yang tidak bisa
ketinggalan saat menggunakan kamar mandi umum. Jangan sampai Anda baru
sadar kalau ketinggalan handuk saat sedang memakai sabun. Cek kembali
semua barang sebelum memulai kegiatan di dalam kamar mandi.
3. Bawa plastik
Tidak
hanya untuk pakaian kotor, plastik juga bisa menyelamatkan pakaian
bersih Anda. Tidak semua kamar mandi memiliki gantungan yang cukup dan
bisa digunakan dengan baik. Oleh karena itu, taruh semua pakaian bersih
dan handuk Anda di dalam
» Read More...
Untuk Anda para shopaholic atau penggila bola, Milan pasti menjadi salah
satu destinasi wajib saat travelling ke Italia. Ya, Milan memang
terkenal sebagai surganya belanja dan sepakbola.
Berbagai
kota di Italia termasuk Milan, memang memiliki banyak daya tarik yang
selalu berhasil menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Selain
makanannya yang lezat, negara pizza ini juga surga belanja. Jika Anda
tertarik untuk berbelanja atau sekadar liburan di sana, jangan lupa
untuk membaca
tips saat datang pertama kali ke Milan:
1. Tunjukkan keramahan lewat jabat tangan dan ciuman di pipi
Penduduk
asli di Italia sangat menghargai tradisi dan kebudayaannya. Kekompakan
mereka dalam situasi apapun, khususnya bagi para teman dekat dan
keluarga memang tidak dapat diragukan lagi.
Jika sedang berjalan
di Italia, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan keakraban yang
begitu lekat. Jangan kaget bila melihat penduduk di Italia saling
berjabat tangan, berpelukan bahkan memberikan ciuman di pipi meskipun
sesama jenis. Jangan kaget juga bila ada orang Italia yang datang kepada
Anda, dan dengan ramahnya menjabat tangan atau mengecup pipi Anda.
Sikap seperti ini bukanlah sesuatu yang aneh di sana, namun lebih kepada
kebiasaan penduduk untuk menjaga keakraban dan menghindari dicap
sombong.
2. Nama panggilan
Di Italia,
sesama teman dekat akan memanggil dengan nama depan, namun jika ada yang
memanggil seseorang dengan nama belakang, bisa dibilang masih belum
terlalu akrab. Hal ini terjadi antar kolega kerja maupun orang asing
yang baru saling kenal. Jadi, jika baru pertama kali berkenalan dengan
orang Italia, panggillah dengan nama belakangnya. Jangan sampai salah,
ya!
3. Jangan berwisata terlalu jauh bila tidak menguasai bahasa lokal
Untuk
urusan bahasa, Anda harus berada di area kota besar yang memiliki
banyak outlet
» Read More...

Bus menjadi salah satu dari beragam transportasi yang bisa digunakan
saat traveling. Seringnya, perjalanan dengan bus memakan waktu lama,
bahkan sampai berhari-hari. Inilah 5 tips cara menghindari mabuk darat saat
naik bus.
1. Hindari duduk di bangku paling belakang
Bus
antar kota antar provinsi biasanya menjual tiket dengan nomor bangku.
Anda bisa memilih nomor bangku yang ada di tengah atau di depan. Sebisa
mungkin hindari bangku di bagian belakang. Kemungkinan mabuk darat lebih
besar saat Anda duduk di belakang dibanding saat duduk di bangku lain,
karena tenaga dorong bus ada dari bagian belakang, tempat mesin berada.
Selain
itu, bangku di bagian belakang juga dekat dengan WC. Tempat duduk anda
akan sering dilalui orang dan aroma tidak sedap juga akan sering Anda
rasakan saat duduk di kursi bagian belakang.
2. Sedia cemilan manis di tas
Selalu
sediakan cemilan manis saat Anda sedang traveling dengan bis. Cemilan
ini berguna saat Anda sedang mengalami mual. Permen mint bisa menjadi
penolong yang utama saat sedang mabuk darat. Tidak cuma jadi penolong
saat mabuk, cemilan manis juga bisa jadi penolong Anda saat lapar.
3. Pilih makanan yang tidak banyak santan
Karena
perjalanan bersama bis biasanya lebih dari setengah hari, maka Anda pun
akan beberapa kali makan besar selama perjalanan. Saat makan besar,
pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak santan. Santan membuat Anda
mudah mual dan tentu akan mengganggu perjalanan Anda. Pilih makanan yang
segar dan berkuah. Anda pun bisa mengkonsumsi buah untuk membantu
mengurangi kemungkinan mabuk darat.
4. Jangan terlalu lama menunduk
Ketika
kita bosan di bus, biasanya yang kita lakukan adalah bermain ponsel,
» Read More...

Thailand memiliki banyak sekali objek wisata yang harus didatangi. Namun
cuaca dan ramainya turis yang memadati Negeri Gajah Putih itu bisa
membuat liburan Anda tidak berjalan mulus. Berikut 5 tips memaksimalkan
liburan di Thailand:
1. Telusuri tempat lain yang belum terkenal
Bangkok,
Phuket dan Pattaya sudah terkenal sebagai objek wisata yang wajib
dikunjungi saat berada di Thailand. Hal itu tentu membuat tempat-tempat
tersebut dipenuhi turis. Jika tidak ingin berdesakan dengan pengunjung
lain, Anda bisa berkunjung ke tempat lain di Thailand yang tidak kalah
indah.
Indra memberi 3 alternatif tempat yang tak kalah indah
dari yang sudah terkenal. Ketiga tempat tersebut adalah Chiang Mai, Koh
Samui dan Ayutthaya. Jika ingin menenangkan diri bersama alam, Anda bisa
datang ke Chiang Mai. Anda ingin ke pulau cantik? Bisa jalan ke Koh
Samui. Bila ingin menangkap keindahan alam bersatu dengan sejarah,
kunjungi saja Ayutthaya.
2. Jangan datang saat high season
Tidak
bisa dipungkiri, high season membuat hampir semua hal menjadi lebih
mahal. Untuk itu, hindari berkunjung ke Thailand pada bulan Desember
sampai Februari. Hal ini karena pada saat tersebut, Thailand sedang
dalam fase teramai. Anda bisa berkunjung pada bulan April, Mei dan Juni
yang tidak terlalu padat pengunjung.
3. Hindari bulan Oktober
Hujan
membuat rencana liburan Anda tertunda atau gagal. Maka dari itu,
hindari datang ke Thailand pada bulan Oktober, karena pada bulan itu
Thailand sedang mengalami musim penghujan. Jangan sampai liburan Anda
hanya dihabiskan di kamar atau lobi hotel.
4. Jangan lepas dari peta
Bertanya
kepada penduduk lokal yang tidak bisa berbahasa Inggris
» Read More...
Apakah anda sudah punya daftar barang yang ingin dibawa saat
bepergian?. Biasanya daftar tersebut hanya tersimpan baik di dalam
kepala. Hal ini membuat Anda kelimpungan saat malam hari sebelum pergi.
Inilah 5 tips anti bingung saat packing mendadak :
1. Bawa tas terakhir yang Anda pakai
Tas
yang terakhir dipakai tentu berisi barang-barang yang Anda butuhkan
seperti dompet, handphone, kacamata dan lainnya. Daripada ganti tas yang
memiliki risiko ketinggalan barang, lebih baik menggunakan tas terakhir
dipakai. Tidak repot dan Anda pun bisa menghemat waktu. Jika tujuan
liburan Anda ke luar negeri, tinggal masukkan paspor ke dalam tas
tersebut.
2. Ambil pakaian yang paling sering digunakan
Berlama-lama
di depan lemari dan memikirkan baju apa yang akan dibawa tentu akan
menghabiskan waktu. Jangan potong waktu tidur Anda dengan lama-lama
memilih baju. Ambil baju yang paling sering digunakan. Baju-baju
tersebut sudah jadi andalan di banyak waktu, termasuk di waktu liburan
Anda nanti.
3. Masukkan semua peralatan dasar yang selalu Anda gunakan
Sikat
gigi, sabun cuci muka, losion dan parfum adalah barang-barang yang
selalu Anda gunakan setiap hari. Masukkan barang-barang tersebut dan
sejenisnya ke dalam koper Anda. Tidak perlu pikir panjang, barang-barang
ini pasti Anda butuhkan. Karena traveling,
» Read More...
Pantai ternyata tidak hanya bisa dinikmati pada pagi dan siang hari saja. Bermalam di pantai bisa jadi pengalaman baru yang seru. Namun ada beberapa hal yang harus disiapkan dan diperhatikan sebelum Anda berkemah di tepi pantai. Berikut adalah 7
tips berkemah di tepi pantai:
1. Jangan pasang tenda di area pasir lunak
Berkemah di pantai memang asyik, bisa mendengar debur ombak dan bermain di pantai sepanjang malam. Tapi jangan pasang tenda di area pasir yang terlalu empuk karena tenda akan mudah roboh. Wajar saja, karena pasir yang terlalu empuk atau lunak akan membuat pasak tenda tidak tertancap dengan baik. Maka dari itu, carilah permukaan dengan pasir yang lebih padat.
2. Perhatikan jarak tenda dengan air laut
Merasa begitu dekat dengan alam memang menyenangkan, namun ada hal yang harus diperhatikan yaitu jarak tenda dengan air laut. Pada malam hari, air laut akan surut dan pada dini hari, air laut mulai kembali pasang dan malah akan lebih pasang saat pagi hari. Perhatikan jarak tenda, jangan terlalu dekat dengan air. Meski sudah terlihat jauh, ingat-ingat juga bahwa pada dini hari, air akan lebih pasang.
Untuk menentukan area berkemah aman di pantai, carilah yang dekat dengan pepohonan atau semak-semak. Karena pepohonan dan semak-semak tersebut jadi indikator bahwa air laut tidak mencapai daerah tersebut.
3. Pasang pasak lebih dalam
Setelah menemukan area berkemah dengan pasir yang lebih padat, Anda harus memperhatikan kedalaman pasak. Jika berkemah di gunung dengan tanah yang keras hanya butuh menanam setengah pasak, beda hal nya dengan berkemah di pantai. Pasanglah pasak sedalam mungkin, karena
» Read More...
Saat berwisata, kita kerap mengabaikan kesehatan dengan memakan segala makanan yang ditemui saat berjalan-jalan di suatu Negara atau kota baru. Hati-hati, salah makan bias menyebabkan keracunan makanan. Bagaimana menghindarinya? Simak
tips menghindari keracunan makanan saat berwisata berikut ini :
1. Meminum air keran
Terutama bila Anda berwisata ke negara-negara Asia, yang tidak semua air kerannya sudah steril dan bersih dari segala bakteri. Bahkan di negara-negara maju pun, tetaplah berhati-hati saat meminum air langsung dari keran. Lebih aman membeli minum air kemasan yang terpercaya.
2. Cari hotel dari rekomendasi
Jangan sembarangan memilih hotel, ataupun restoran karena harganya yang murah. Pilihlah tempat-tempat tersebut karena rekomendasi. Untuk restoran, lihat benar-benar kebersihan restoran yang Anda tuju. Bila tidak yakin, sebaiknya pilih restoran cepat saji yang sudah terkenal.
3. Mintalah makanan yang masih panas/hangat
Yang paling penting adalah hanya memakan makanan yang panas atau dimasak dengan baik, karena
» Read More...
Berlibur ke tempat-tempat wisata mancanegara memang menyenangkan. Namun, kadang bahasa menjadi kendala saat berwisata, terutama apabila negara tersebut masyarakatnya tidak dapat berbahasa internasional atau bahasa Inggris.
Namun jangan khawatir, berikut beberapa tips
cara mengatasi kendala bahasa saat berlibur:
Kuasai beberapa kata-kata lokal
Anda tidak mungkin belajar bahasa China secara lancar untuk berlibur ke China bukan?
Namun, setidaknnya untuk memudahkan, pelajarilah beberapa kata penting dalam bahasa tersebut, misalnya "Di mana?" "Bagaimana cara ke sana?" dan juga jangan lupakan untuk mengingat kata-kata seperti "halo" "maaf" dan "terima kasih" dalam bahasa lokal.
Pergunakan teknologi sebaik-baiknya
Saat ini, sudah banyak ponsel atau smartphone yang menyediakan aplikasi penerjemah bahasa. Pergunakan aplikasi semacam ini semaksimal mungkin sehingga dapat memudahkan Anda ketika berlibur.
Lakukan riset kecil
Lakukan riset kecil mengenai tempat yang akan Anda kunjungi. Tidak hanya tempat wisatanya, namun juga budaya dan keseharian penduduk lokal. Hal ini akan memudahkan untuk berbaur dengan penduduk lokal dan meminimalisir kendala bahasa dalam berkomunikasi.
Gunakan bahasa tubuh
Apabila kendala bahasa masih menghalangi, menggunakan bahasa tubuh dapat
» Read More...
 |
| buatlah daftar barang dalam berkemas |
Karena alasan jaga-jaga, biasanya Anda akan membawa barang yang tidak terlalu dibutuhkan selama bepergian. Padahal barang berlebihan akan menyulitkan perjalanan Anda
Kerepotan saat di bandara atau kebingungan mencari barang di tumpukan bawaan tentu menyebalkan. Untuk itu, ada baiknya Anda lebih cermat dalam mengemas barang bawaan Anda. Berikut adalah
tips mengemas barang yang semoga bisa membantu anda :
1. Buat daftar barang
Daftarkan semua barang yang akan Anda bawa. Setelah selesai, bagi daftar tersebut menjadi 2 bagian. Daftar barang yang wajib dibawa dan daftar barang yang tidak terlalu penting untuk Anda bawa.
2. Bawalah 2 tas berbeda
Bagi jenis barang ke dalam dua kategori, barang besar dan barang kecil atau ringan. Pakaian, alas kaki dan sejenisnya bisa dimasukkan ke dalam koper. Untuk barang yang ringan dan penting seperti uang, dokumen penting, tiket, peta, obat-obatan, dan kosmetik, masukkan ke dalam tas jinjing atau ransel.
Dalam bepergian, alangkah baiknya hanya membawa satu koper besar. Selain ringkas, kemungkinan kehilangan tas akan lebih kecil dibanding jika Anda membawa banyak koper kecil. Ketinggalan, tertukar atau kehilangan tas tentu bukanlah hal yang Anda inginkan saat bepergian.
3. Perhatikan cara mengisi koper
Saat memasukkan barang-barang ke dalam koper, utamakan barang-barang yang berat atau besar terlebih dahulu misalnya sepatu, sendal dan tas perlengkapan mandi. Selanjutnya adalah barang-barang kecil dan ringan untuk mengisi ruang yang tersisa, misalnya ikat pinggang dan kaus kaki.
» Read More...